MEDIASATU.INFO – Pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) oleh perusahaan-perusahaan di Kabupaten Sukabumi dinilai belum memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal tersebut menjadi perhatian DPRD Kabupaten Sukabumi yang mendorong agar tata kelola CSR segera dibenahi secara menyeluruh.
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Bayu Permana, menegaskan bahwa CSR tidak boleh hanya berorientasi pada pemenuhan kewajiban administratif. Menurutnya, program CSR harus dirancang berbasis kebutuhan masyarakat dan sejalan dengan arah pembangunan daerah.
Ia menilai selama ini pelaporan CSR lebih menitikberatkan pada kelengkapan dokumen dan pengisian aplikasi, sementara dampak langsung di lapangan masih minim dirasakan. Kondisi tersebut membuat keberadaan CSR belum optimal sebagai instrumen pembangunan sosial.
Bayu juga menyoroti peran Forum CSR dan tim fasilitasi pemerintah daerah yang perlu diperjelas. Ia menyarankan agar koordinasi perusahaan yang aktif menjalankan CSR diperkuat, sekaligus mendorong perusahaan yang belum berpartisipasi agar lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan sosialnya.
Lebih lanjut, DPRD menilai program CSR seharusnya disesuaikan dengan karakter dan bidang usaha masing-masing perusahaan. Dengan pendekatan tersebut, CSR diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih tepat sasaran, mulai dari pemberdayaan ekonomi, sosial, hingga pelestarian lingkungan.
DPRD Kabupaten Sukabumi berharap penataan ulang CSR dapat meningkatkan partisipasi dunia usaha dalam pembangunan daerah serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.












