BeritaDPRD Kabupaten SukabumiDprd sukabumi

Infrastruktur Rusak dan BPJS Jadi “Curhatan” Warga Purabaya Saat Reses Ai Sri Mulyati

20
×

Infrastruktur Rusak dan BPJS Jadi “Curhatan” Warga Purabaya Saat Reses Ai Sri Mulyati

Sebarkan artikel ini

MEDIASATU.INFO – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKS, Ai Sri Mulyati, menggelar Reses I Tahun Sidang 2024-2025 di Desa Pagelaran, Kecamatan Purabaya. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat kompak menyuarakan keluhan terkait buruknya infrastruktur jalan dan karut-marut data BPJS PBI.

​Ai Sri Mulyati mengungkapkan bahwa kunjungannya kali ini bertujuan untuk menjemput aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihan (Dapil) V. Namun, persoalan klasik seperti jalan rusak masih menjadi keluhan utama yang disampaikan konstituennya.

​”Yang paling mencolok adalah aspirasi mengenai infrastruktur jalan. Warga sangat berharap adanya perbaikan karena ini menyangkut akses ekonomi dan mobilitas sehari-hari mereka,” ujar Ai Sri Mulyati kepada sukabumisatu.com.

​Persoalan BPJS PBI yang Tak Kunjung Usai
​Selain masalah fisik jalan, sektor kesehatan juga menjadi sorotan tajam. Banyak warga yang mengeluhkan status kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang tiba-tiba tidak aktif atau dinonaktifkan secara sepihak oleh sistem.

​Hal ini dinilai sangat memberatkan warga kurang mampu di pelosok Purabaya saat mereka harus mengakses layanan medis.
​”Masalah BPJS PBI ini memang krusial. Banyak warga yang melapor kartunya tidak aktif saat mau dipakai. Kami akan koordinasikan dengan Dinas Sosial dan pihak terkait agar sinkronisasi data (DTKS) bisa lebih akurat, sehingga bantuan tepat sasaran,” tambahnya.

​Komitmen Pengawalan Menanggapi rentetan keluhan tersebut, legislator perempuan dari PKS ini berjanji akan membawa seluruh catatan reses tersebut ke meja parlemen untuk dibahas bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

​”Seluruh aspirasi ini kami tampung dan akan diperjuangkan dalam rapat paripurna. Kami ingin memastikan bahwa pembangunan di Kabupaten Sukabumi, khususnya di wilayah selatan, bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

​Kegiatan reses tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh tokoh masyarakat, pemuda, serta jajaran aparatur desa setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *