BeritaDPRD Kabupaten SukabumiDprd sukabumi

Komisi IV DPRD Sukabumi Dorong SPPG Gunakan Produk UMKM Lokal untuk Program MBG

10
×

Komisi IV DPRD Sukabumi Dorong SPPG Gunakan Produk UMKM Lokal untuk Program MBG

Sebarkan artikel ini

MEDIASATU.INFO – Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi menegaskan pentingnya penggunaan produk UMKM lokal dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut anggota Komisi IV, semua Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG) yang terlibat wajib memprioritaskan bahan pangan hasil usaha mikro, kecil, dan menengah di wilayah Kabupaten Sukabumi. Informasi ini dikutip dari Mediasatu.info.

Ferry Supriyadi, anggota Komisi IV DPRD Sukabumi, mengatakan penggunaan bahan pangan impor justru mengurangi peluang petani dan UMKM lokal untuk berkembang. “Kalau SPPG memakai produk impor, artinya kita melewatkan kesempatan bagi pelaku UMKM di Sukabumi,” ujar Ferry saat meninjau kegiatan MBG di salah satu dapur SPPG, Rabu (21/1/2026).

Komisi IV DPRD juga menekankan bahwa keterlibatan UMKM dalam program MBG bukan sekadar memenuhi kebutuhan pangan, tetapi sekaligus menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat. Bahan lokal yang dipakai di dapur SPPG diharapkan dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha kecil dan menengah serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Sukabumi.

“Kita ingin program MBG memberi manfaat ganda, yaitu memastikan asupan gizi anak-anak dan masyarakat terpenuhi, sekaligus mendorong UMKM agar terus berkembang,” tambah Ferry, dikutip Mediasatu.info.

Program MBG sendiri ditujukan untuk memastikan anak sekolah dan masyarakat terdampak ekonomi menerima asupan gizi yang memadai. Menurut DPRD, keberpihakan pada produk lokal juga menekan ketergantungan pada pasokan luar daerah dan mendukung ekonomi desa.

Selain itu, DPRD Kabupaten Sukabumi akan terus memantau implementasi kebijakan ini agar seluruh dapur SPPG menjalankan komitmen penggunaan produk lokal UMKM. Langkah ini sejalan dengan upaya pemberdayaan masyarakat sekaligus meningkatkan keberlanjutan program MBG.

Ferry menekankan, pengawasan terhadap SPPG sangat penting agar program ini dapat berjalan efektif. Dengan penggunaan produk UMKM, diharapkan program MBG bukan hanya soal gizi, tetapi juga mendorong ekonomi lokal dan memberdayakan masyarakat di tingkat desa.

Melalui langkah ini, DPRD Sukabumi berharap UMKM lokal semakin terlibat aktif dalam program pemerintah, sekaligus menciptakan sinergi antara pemberdayaan ekonomi dan penyediaan gizi masyarakat, demikian dilaporkan Mediasatu.info. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *