DPRD Kabupaten SukabumiDprd sukabumi

Persoalan Sampah hingga Ruang Kreatif Pemuda Mengemuka dalam Reses Loka Tresnajaya di Desa Benda

6
×

Persoalan Sampah hingga Ruang Kreatif Pemuda Mengemuka dalam Reses Loka Tresnajaya di Desa Benda

Sebarkan artikel ini

MEDIASATU.INFO – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Golkar, H.M. Loka Tresnajaya, menggelar kegiatan Reses Ke-2 Tahun Sidang 2026 di D’Garasi, Kampung Benda RT 01/08, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Minggu (7/6/2026). Dalam kegiatan tersebut, berbagai aspirasi masyarakat dan kalangan pemuda mengemuka, mulai dari persoalan pengelolaan sampah, kebutuhan sarana olahraga, hingga minimnya ruang berkumpul bagi generasi muda.

Reses dilaksanakan dalam dua sesi berbeda. Sesi pertama diikuti warga RW 08 Desa Benda yang menyampaikan berbagai kebutuhan lingkungan dan pembangunan. Sementara sesi kedua melibatkan unsur kepemudaan, seperti KNPI, Karang Taruna, komunitas pemuda, hingga Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) dari wilayah Cicurug, Parungkuda, dan Cidahu.  

Dalam dialog bersama warga, persoalan sampah menjadi salah satu isu utama yang mendapat perhatian. Masyarakat berharap adanya solusi yang lebih konkret terhadap pengelolaan sampah yang selama ini masih menjadi tantangan di lingkungan mereka. Selain itu, warga juga mengusulkan peningkatan sarana dan prasarana olahraga serta penataan ruang yang dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.  

Pada sesi bersama kalangan pemuda, berbagai keresahan terkait kurangnya ruang interaksi dan pengembangan organisasi kepemudaan turut disampaikan. Para peserta mengungkapkan kebutuhan akan tempat yang dapat digunakan untuk berdiskusi, bertukar gagasan, dan merancang program yang bermanfaat bagi masyarakat maupun lingkungan sekitar.  

Loka Tresnajaya menilai aspirasi tersebut menunjukkan besarnya potensi sumber daya manusia yang dimiliki generasi muda di wilayah Sukabumi Utara. Menurutnya, banyak pemuda yang memiliki kemampuan di bidang digital marketing, startup, literasi, hingga kegiatan sosial yang perlu mendapatkan ruang dan dukungan agar dapat berkembang secara optimal.  

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Loka menyatakan kesiapannya untuk menjadi bagian dari penguatan organisasi kepemudaan di Kecamatan Cicurug dan sekitarnya. Ia menegaskan pentingnya membangun sinergi antarorganisasi agar mampu menciptakan program yang berdampak positif bagi masyarakat.  

Dalam kesempatan itu, Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) juga menyampaikan sejumlah kebutuhan terkait pengembangan kegiatan literasi. Sebagai bentuk dukungan, Loka mempersilakan komunitas literasi memanfaatkan fasilitas D’Garasi sebagai tempat berkumpul, berdiskusi, dan menyelenggarakan berbagai kegiatan edukatif. Ia juga menyerahkan bantuan berupa buku dan dukungan operasional untuk mendukung aktivitas taman baca.  

Menurut Loka, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus memberikan ruang bagi pengembangan kapasitas generasi muda dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, aspirasi yang disampaikan dalam reses akan menjadi bahan pertimbangan untuk diperjuangkan dalam agenda pembangunan daerah ke depan.  

Melalui kegiatan reses tersebut, Loka berharap lahir kolaborasi yang lebih kuat antara masyarakat, organisasi kepemudaan, komunitas literasi, dan pemerintah dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, produktif, serta mampu memberikan ruang tumbuh bagi generasi muda di Kecamatan Cicurug dan sekitarnya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *