BeritaDPRD Kabupaten SukabumiKesehatan

Ketua DPRD Sukabumi Apresiasi Reaktor Biogas dan Solar Dryer House: “Langkah Nyata Mandiri Energi”

25
×

Ketua DPRD Sukabumi Apresiasi Reaktor Biogas dan Solar Dryer House: “Langkah Nyata Mandiri Energi”

Sebarkan artikel ini

MEDISATU.INFO – Upaya mendorong kemandirian energi di tingkat desa kembali mendapat dukungan. Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyampaikan apresiasinya atas hadirnya fasilitas reaktor biogas dan solar dryer house di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

Peresmian fasilitas tersebut berlangsung pada 12 Februari 2026 dan menjadi bagian dari kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi, DPRD Kabupaten Sukabumi, serta Yayasan Rumah Energi melalui Program Pro Women 3.

Menurut Budi, inovasi ini merupakan langkah konkret dalam memanfaatkan potensi lokal sekaligus menjawab tantangan kebutuhan energi masyarakat pedesaan. Ia menilai pengolahan limbah menjadi sumber energi alternatif tidak hanya berdampak pada penghematan biaya, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan.

Integrasi dengan Program Makan Bergizi Gratis

Salah satu keunggulan proyek ini adalah integrasi reaktor biogas dengan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Limbah organik dari aktivitas dapur yang mencapai puluhan kilogram per hari kini tidak lagi terbuang sia-sia, melainkan diolah menjadi biogas yang dapat digunakan sebagai bahan bakar memasak selama beberapa jam setiap hari.

Selain menghasilkan energi, proses tersebut juga menghasilkan residu yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair. Produk sampingan ini dinilai mampu mendukung sektor pertanian setempat dan meningkatkan produktivitas petani.

Bukti Nyata Manfaat bagi Masyarakat

Pada akhir kegiatan, pupuk cair hasil olahan biogas diserahkan secara simbolis kepada Ketua DPRD. Selain itu, ditampilkan pula hasil panen bawang dari petani Desa Loji sebagai gambaran manfaat nyata program terhadap ketahanan pangan lokal.

Budi menegaskan, inisiatif seperti ini perlu terus dikembangkan dan direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, pemanfaatan energi terbarukan berbasis komunitas merupakan strategi penting dalam membangun desa yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *